Inilah 3 Tanaman Penghilang Polusi

Ristizona.com -Di jaman modern seperti saat ini memang sudah tidak bisa di pungkiri lagi jika udara yang kita hirup telah banyak mengandung polutan. Banyaknya kendaraan bermotor, pabrik, ditambah lagi pengijauan yang terus berkurang membuat polusi udara semakin menjadi.

Tak hanya di perkotaan saja, bahkan saat ini di desa pun sudah cukup mengkhawatirkan. Memang tingginya tingkat polutan di perkotaan masih jauh berbahaya di bandingkan di pedesaan.

Kesehatan pun menadi taruhannya ketika udara yang kita hirup sudah tak sehat lagi. Untuk menghidari polusi udara yang semakin hari semakin meningkat, kesadaran diri sendiri terhadap penanggulangan polusi udara harus terus di galakkan.

Salah satunya adalah dengan menanam tanaman hijau khususnya yang mampu mengurangi polusi udara baik di lingkungan rumah maupun di luar lingkungan tempat tinggal. Berikut ini 3 tanaman yang dapat mengurangi polusi udara yang bisa kamu tanam di lingkungan rumah :

Lidah Buaya Tanaman Penghilang Polusi
1. Lidah Buaya
Tak banyak yang tahu jika tanaman yang sering di gunakan untuk menyehatkan rambut ini ternyata juga mampu menyerap berbagai jenis polutan yang ada di udara. Jadi usahakan tanami sekitar rumah dengan tanaman yang memiliki nama lain Aloe Vera.

Tanaman Lilin Paris Penghilang Polusi
2. Lilin Paris
Mungkin kamu belum terbiasa dengan tanaman yang satu ini. Chlorophytum Comosum atau yang sering disebut Lilin Paris atau bunga Azalea ini sebenarnya sangat sering kita jumpai bergantungan di rumah-rumah. Lilin Paris ternyata dapat membersihkan udara dari berbagai zat polutan seperti asap rokok, deodoran, hingga kosmetik.

Tanaman Sepatu Paris Penghilang Polusi
3. Sepatu Paris
Tanaman satu ini sangat di rekomendasikan untuk ditanam di daerah sekitar rumah karena seperti kebanyak rumah pada umumnya yang banyak menggunakan tiner sebagai bahan campuran cat yang selalu menempel pada tembok. Tanaman yang memiliki nama latin Spathiphylum walisii ini mampu mengurangi trichloroethylene yang terdapat pada cairan pembersih yang kering. Meskipun terdengar sepele namun zat ini dapat menyebabkan penyakit kanker, merusak air, hingga iritasi jika di hirup dalam jangka waktu yang lama.