Peristiwa Penting Dalam Perkembangan Fisika Modern


Pada akhir abad 19 sebagian besar hal yang hendak diketahui tentang fisika tampaknya telah tuntas dipelajari. Namun, dalam dunia fisika juga terpendam rasa ketidakpuasan yang segera menimbulkan sejumlah perubahan revolusioner dalam alam pandangan fisikawan yang tampaknya telah mapan ini. Beberapa percobaan baru memberikan memberikan hasil pengamatan yang tidak dapat dijelaskan dengan teori-teori mekanika, gelombang elektromagnetik dan termodinamika. Meskipun sifat gelombang elektromagnet telah dipahami dengan baik, percobaan untuk mempelajari pemancaran gelombang ini tidak memberi hasil yang diharapkan. Percobaan untuk mempelajari pemancaran gelombang elektromagnet oleh benda panas yang berpijar memberikan hasil pengamatan yang tdak dapat dipahami dengan menggunakan teori-teori klasik.

Percobaan yang tidak seberapa banyaknya ini mungkin tidaklah berarti, terutama bila dibandingkan dengan begitu banyaknya percobaan pada abad 19 yang tercatat berhasil dan dapat dipahami. Namun demikain, semua percobaan itu bakal mempunyai pengaruh besar dan abadi. Tidak hanya pada alam fisika, tetapi juga pada semua cabang ilmu pengetahuan, struktur politik dunia, serta pada cara memandang diri dan tempat kita dalam alam semesta ini. Ternyata dalam jangka waktu dua dasarwarsa yang singkat, hasil berbagai percobaan ini menuntun para fisikawan kepada perumusan teori revalitas khusus dan teori kuantum. Segera setelah gagasan revolusioner yang dikemukakan kedua teori ini diterima berkembanglah bidang studi fisika atom, inti (nuklir), dan zat padat. Ini diikuti dengan penerapan penelitian dalam ketiga bidang tadi yang hasilnya berdampak sangat besar dalam kehidupan sehari-hari kita dewasa ini. Berikut beberapa peristiwa penting yang terjadi dalam perkembangan dunia fisika modern.

Tahun 1887 : Albert A. Michelson dan Edward W. Morley gagal mengamati eter.

Tahun 1896 : Henri Bequerel menemukan keradioaktifan.

Tahun 1900 : Max Planck mengenalkan teori kuantum untuk menjelaskan radiasi benda hitam.

Tahun 1905 : Albert Einstein mengemukakan teori relativitas khusus.

Tahun 1905 : Albert Eisntein mengenalkan gagasan foton untuk menjelaskan efek fotoelektrik.

Tahun 1911 : Heike Kamerlingh - Onnes menemukan superkonduktivitas.

Tahun 1911 : Ernest Rutherford mengemukakan inti atom, berdasarkan pada hasil percobaan Hans Geiger dan Ernest Marsden.

Tahun 1913 : William H. Bragg dan William L. Bragg (ayah dan anak) mempelajari difrikasi sinar X dari berbagai kristal.

Tahun 1913 : Neils Bohr mengenalkan teori struktur atom.

Tahun 1914 : James frank dan Gustav Hertz memperlihatkan bukti keberadaan berbagai energi terkuantisasi atom.

Tahun 1914 : Henry G.J. Moseley memperlihatkan bukti hubungan antara frekuensi sinar-x dan nomor atom.

Tahun 1915 : Albert Einstein mengemukakan teori revalitas umum.

Tahun 1916 : Robert A. Millikan melakukan pengukuran seksama terhadap efek fotoelektrik dan mengukuhkan teori foton Einstein.

Tahun 1919 : Sir Arthur Eddington dan beberapa astronom Britania lainnya mengukur pembelokan sinar cahaya dari bintang dan mengukuhkan ramalan teori revalitas umum Einstein.

Tahun 1921 : Otto Stern dan Walter gerlach memperagakan kuantisasi ruang dan memperlihatkan perlunya diperkenalkan momen magnet intrinstik elektron.

Tahun 1923 : Arthur H. Compton memperagakan perubahan panjang gelombang dari partikel.

Tahun 1924 : Louis de broglie mempostulatkan perilaku gelombang dari partikel

Tahun 1925 : Wolfgang Pauli mengemukakan asas larangannya.

Tahun 1925 : Samuel Goudsmit dan George uhlenbeck mengenalkan gagasan momentum sudut intrinstik (spin).

Tahun 1926 : Erwin Schordinger mengenalkan mekanika gelombang (mekanika kuantum).

Tahun 1926 : Max Born memberi tafsiran statistik, dan probalistik bagi fungsi gelombang Schordinger.

Tahun 1927 : Werner Heisenberg mengembangkan asa ketidakpastian.

Tahun 1927 : Clinton Davisson dan Lester Germer memperagakan perilaku gelombang dari elektron; G. P. Thompson juga melakukan hal yang sama secara terpisah.

Tahun 1928 : Paul A. M. Dirac mengemukakan teori kuantum relativistik.

Tahun 1929 : Edwin Hubble melaporkan bukti jagat raya mengembang

Tahun 1931 : Carl Anderson menemukan positron (antielektron)

Tahun 1931 : Wolfgang Pauli mengusulkan kehadiran partikel neutral (nutrino) yang dipancarkan dalam peluruhan sinar beta.

Tahun 1932 : Jawmes Chadwick menemukan neutron.

Tahun 1932 : Jhon Cockcroft dan Ernest Walton menghasilkan reaksi inti pertama dengan menggunakan akselerator tegangan tinggi.

Tahun 1935 : Hideki Yukawa mengemukakan teori yang meramalkan kehadiran partikel massa-sedang (meson)

Tahun 1938 : Otto Hann dan Fritz Strassman menemukan fisi inti.

Tahun 1938 : Hans Bethe mengemukakan reaksi fusi termonuklir sebagai sumber energi dalam bintang.

Tahun 1940 : Edwin McMillan, Glenn Seaborg, beserta rekan-rekannya menhasilkan unsur transuranik buatan pertama.

Tahun 1942 : Enrico Fermi beserta rekan-rekannya membangun reaktor fisi inti pertama

Tahun 1945 : Peledakan bom atom fisi pertama di gurun pasir new meksiko

Tahun 1946 : George Gamow mengemukakan kosmologi big bang

Tahun 1948 : John barden, walter bratain dan william shockley memperagakan transitor pertama.

Tahun 1952 : Peledakan bom atom fusi termonuklir pertama di pulau karang (artol) Eniwetok.

Tahun 1956 : Frederick Reines dan Clyde Cowan memperagakan bukti percobaan kehadiran neutrino

Tahun 1958 : Rudolf L. Mossbauer memperagakan pancaran takpental sinar gamma.

Tahun 1960 : Theodore maiman mencipatkan laser ruby pertama; Ali Javan menciptakan laser helium-neon pertamanya.

Tahun 1964 : Allan R. Sandage menemukan kuasar pertama.

Tahun 1964 : Murray Gell-mann dan George Zweig secara terpisah mengenalkan model tiga-kuark dari partikel elementer.

Tahun 1965 : Arno penzias dan robert wilson menemukan radiasi gelombang mikro kosmik

Tahun 1967 : Jocelyn Bell dan Anthony hewish menemukan pulsar pertama

Tahun 1967 : Steven weinberg dan Abdus salam secara terpisah mengemukakan suatu teori yang memadukan interaksi lemah dan elektromagnetik.

Tahun 1974 : Burton Richter dan Samuel Ting beserta tim kerjanya secara terpisah menemukan bukti pertama keberadaan kuark keempat.

Tahun 1977 : Leon lederman dan reka-rekannya menemukan partikel baru yang diyakini memperlihatkan bukti keberadaan kuark kelima.

Fisika modern biasanya dikaitkan dengan berbagai perkembangan yang dimulai dengan teori revalitas khusus dan kuantum. Bidang studi ini menyangkut penerapan kedua teori baru tersebut untuk memahami sifat atom, inti atom serta berbagai partikel penyusunnya, kelompok atom dalam berbagai molekul dan zat padat, juga pada skala kosmik (jagat raya), tentang asal mula dan evolusi alam semesta.

www.ristizona.com