Kompor Matahari, Memanfaatkan Energi Surya


Kenaikan tarif bahan bakar minyak menjadi salah satu hal yang dianggap memberatkan rakyat. Permasalahan seperti ini memang menjadi kontroversial sebab kenaikan ini dianggap perlu untuk mengurangi beban anggaran subsidi yang ditanggung pemerintah tapi jika tarif ini dinaikkan justru akan memberatkan sebagian rakyat. Oleh sebab itu tampaknya perlu alternatif energi untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM ini adalah dengan memanfaatkan energi surya, yaitu dengan menggunakan kompor matahari atau kompor surya. Kompor matahari ini menggunakan energi dari sinar matahari. 

Ada tiga bentuk kompor matahari ini: 1. bentuk lensa, 2. bentuk pemanasan kotak, 3. bentuk parabola. Ketiga bentuk kompor ini mampu menangkap sinar matahari dengan caranya masing-masing. Seperti yang diperlihatkan pada gambar dibawah.

Skema kompor surya
Dari penggunaan ini jika diimplementasikan ke dalam kegiatan sehari-hari seperti berikut:
1. Memasak air waktu yang dibutuhkan kurang lebih 5 menit
2. Menanak nasi waktu yang dibutuhkan kurang lebih 5 menit
3. Memasak kentang waktu yang dibutuhkan kurang lebih 5 menit
4. Daging ayam waktu yang dibutuhkan kurang lebih 6 menit
5. Memasak sayuran waktu yang dibutuhkan kurang lebih 10 menit
6. Daging sapi waktu yang dibutuhkan kurang lebih 13 menit
7. Bolu kukus waktu yang dibutuhkan kurang lebih 30 menit

Kompor matahari bentuk parabola

Kompor ini dianggap mampu menghemat BBM apalagi Indonesia kaya akan sinar matahari sebab berada di wilayah tropis.