Suasana Bali Saat Hari Raya Nyepi

Bali merupakan sebuah pulau yang memiliki pantai yang indah. Bahkan pulau ini sudah sangat terkenal di dunia pariwisata. Pulau Bali dihuni 3,89 juta jiwa dan ribuan wisatawan mancanegara maupun nusantara yang menikmati liburan.


Tetapi pada saat perayaan hari raya nyepi terasa sunyi dan hening saat umat Hindu melaksanakan Tapa Brata Penyepian menyambut Tahun Baru Saka. Sejumlah tempat wisata dan pusat perekonomian lain yang sehari-hari diwarnai kemacetan lalu lintas berubah total menjadi sunyi senyap bagaikan pulau mati tanpa penghuni. Hal ini karena umat Hindu "mengurung" diri melaksanakan empat pantangan.

Pantangan yang wajib dijalani sambil melakukan introspeksi diri berlangsung selama 24 jam sejak pukul 06.00 Wita sebelum matahari terbit hingga pukul 06.00 waktu keesokan harinya. Tapa Brata Penyepian pada peralihan tahun saka 1932 ke 1933 meliputi amati karya (tidak bekerja dan tidak melakukan aktivitas), amati geni (tidak menyalakan api/listrik), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mengumbar hawa nafsu, tanpa hiburan/bersenang-senang).

Berikut beberapa foto yang dapat menggambarkan kesunyian pulau bali pada saat perayaan hari raya nyepi  :