Mengenal HardDisk Eksternal dan Internal

Hard Disk ekternal merupakan sebuah hard disk drive yang terhubung dengan PC atau laptop menggunakan koneksi kabel USB atau koneksi kabel lain. Dan letaknya diluar PC/LAPTOP tersebut.

Diawal akhir abad ke-20, hard disk internal menjadi pilihan untuk komputer dengan sistem operasi windows, sedangkan hard disk eksternal tetap populer di kalangan pengguna macintosh dan workstation profesional yang menawarkan port SCSI eksternal. Hal ini dikarenakan Apple telah menambahkan interface untuk PC standar yang kini menjadi salah satu hal yang tidak terpisahkan dari PC saat ini.

Struktur internal dari hard disk eksternal ini hampir sama dengan hard disk normal lainnya. Bahkan pada kenyataanya, produsen memasukan hard disk normal kedalam sebuah casing atau kemasan. Booming hard disk ekternal ini mulai terasa pada tahun 2009, dimana semakin banyak orang yang mencari hard disk eksternal untuk digunakan sebagai media penyimpanan. Hal ini dikarenakan kapasitasnya yang besar, mulai dari 80GB hingga 1 TerraByite, dan juga kemampuan portabelnya yang memungkinkan pemiliknya membawa hard disk kemana-mana. Sehingga kekhawatiran akan tidak bisa menyimpan data yang lebih besar akan teratasi.

Jika dulu hard disk yang digunakan adalah hard disk PC dengan ukuran 3,5 inchi, maka kini hard disk eksternal bentuknya lebih kecil dengan ukuran 2,5 inchi. Ini dikarenakan produsen menggunakan hard disk milik laptop ketimbang hard disk milik PC yang lebih kecil. Namun hal ini jelas berimbas pada harganya. Sebuah hard disk 2,5 inchi harganya bisa menyentuh dua kali lipatnya hard disk PC normal dengan kapasitas yang sama.

Hard disk ekternal yang dijual saat ini dapat digunakan di sistem operasi manapun, seperti Windows XP, VISTA, 7, Mac OSX, Linux dan sistem operasi berbasis UNIX lainnya.