Nonton TV itu cukup 2 jam sehari

Televisi memang tidak selamanya memberi pengaruh negatif bagi anak-anak. Sisi positif juga bisa dikemukakan, apalagi jika terkait dengan unsur edukasi. Hanya saja orang tua harus bisa memilah mana program tayangan televisi yang boleh dilihat anak-anak.

Yang perlu diawasi dengan baik adalah anak-anak dibawah usia 6 tahun. Sebab mereka akan meniru apa yang dilihatnya mentah-mentah untuk saat ini memang sulit menemukan & merekomendasikan program televisi yang baik bagi anak-anak di stasiun televisi swasta indonesia, salah satu rekomendasi yaitu program jalan sesama (sesame street) yang ditayangkan salah satu tv swasta.

Maksimalnya, seorang anak diberi waktu menonton televisi selama 2 jam sehari. Jangan lebih dari itu, sebab anak dapat terganggu perkembangan motoriknya. Mereka mengalami gangguan konsentrasi, sebab hanya fokus pada sesuatu yang disukainya saja.

Disamping itu, sosialisasi dengan teman sebaya jadi berkurang karena lebih puas dengan menonton televisi, kapasitas intelektual berkurang, sebab terbiasa melihat sesuatu yang menyenangkan pada televisi.

Para orangtua sebaiknya memperlihatkan program yang dilihat anaknya. Sebab biasanya kalau ada yang dilihat adalah tayangan bertema anak-anak. Orang tua bakal enggan menontonnya. Padahal waktu itu merupakan momen yang tepat untuk memberi wawasan bagi buah hati anda.

Belum lagi adanya dampak negatif dari banyaknya sisipan iklan di televisi. Jika disodori terus menerus ragam produk, anak bisa jadi bersifat konsumtif. Jadi jika Anda memang suka menonton televisi, atur waktu menontonnya. Apa yang sesuai dengan Anda belum tentu sesuai bagi anak-anak.


Sumber olah: Surya