Sistem kekebalan tubuh sangat penting peranannya bagi kesehatan. Untuk menjaganya tentu saja harus disertai dengan pola makan sehat, cukup olahraga dan terhindar dari masuknya zat-zat atau senyawa beracun hadir dalam tubuh, maka harus segera dikeluarkan.

Kondisi sistem kekebalan tubuh juga menentukan kualitas hidup. Dalam tubuh yang sehat terdapat sistem kekebalan tubuh yang kuat sehingga daya tahan tubuh terhadap penyakit juga prima. Pada bayi yang baru lahir, pembentukan sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna dan memerlukan ASI yang membantu daya tahan tubuh bayi. Semakin dewasa, sistem kekebalan tubuh terbentuk sempurna. Namun, pada orang lanjut usia, sistem kekebalan tubuhnya secara alami menurun. Itulah sebabnya timbul penyakit degeneratif atau penyakit karena penurunan usia. Daya tahan tubuh manusia mencapai puncaknya pada usia 20-an, dan perlahan mulai terjadi penurunan di usia 30-an, dan semakin pesat menurun di usia 50-an tahun.

Belum lagi kualitas makanan yang dikonsumsi, polusi udara, kurang berolahraga, kurang tidur dan stres. Apabila terus berlanjut, daya tahan akan menurun, lesu, cepat lelah, dan mudah terserang penyakit. Karena itu, banyak orang muda yang mengidap penyakit degeneratif. Disamping itu, konsumsi makanan sebaiknya tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi saja, tetapi juga mempertimbangkan kandungan zat-zat dalam makanan yang dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat agar daya tahan tubuh dapat dipertahankan. Untuk itu jagalah selalu makanan kita. Kecukupan konsumsi sayuran dan buah mutlak diperlukan karena kandungan mineral, vitamin serta enzim selaku senyawa bioaktif sangat diperlukan untuk membentuk kekebalan tubuh.

Agar kualitas hidup tetap prima, sehat, dan bugar, siagakan selalu senjata dalam sistem kekebalan tubuh Anda, yaitu dengan kecukupan antibodi. Mari sayangi tubuh kita!

Sumber oleh: newsletter ASKES
ristizona
- 22.12.09