Mengenal Sistem Kekebalan Tubuh

Berikut ini adalah contoh sederhana untuk memahami bagaimana memahami ''sistem kekebalan tubuh'' bekerja:
- ketika seseorang terluka, berbagai macam virus dan bakteri masuk dalam badan melalui robekan luka dikulit. Sistem kekebalan tubuh menghalangi & mengurangi bahkan menghilangkan virus-virus tersebut bersamaan ketika kulit sedang menyembuhkan dirinya sendiri, dan menutup luka tersebut.
- ketika nyamuk menggigit, terdapat suatu bengkak merah yang gatal di kulit. Itu suatu tanda yang kelihatan dari sistem kerja kekebalan tubuh.
- setiap waktu ketika menarik napas, tanpa disadari beribu-ribu kuman (virus & bakteri) di udara terhisap oleh hidung. Sistem kekebalan tubuh berhadapan dengan berbagai macam kuman dan bakteri tersebut tanpa suatu masalah. Namun adakalanya suatu kuman memiliki masa inkubasi (waktu untuk berkembang biak) yang lama dan sistem kekebalan tubuh tidak mampu menangkapnya sehingga menjadi demam flu, atau yang lebih buruk dari itu.

Dalam mekanisme tubuh terdapat antibodi, yakni zat dalam darah yang diproduksi oleh sel darah putih dan berfungsi untuk menyerang kuman. Antibodi terdiri dari protein disebut juga sebagai immunoglobulin (ig), suatu serum protein globulin.

Setiap benda asing yang masuk ke tubuh perlu 10-14 hari untuk membentuk antibodi. Antibodi akan menghancurkan musuh-musuh penyerbu (disebut juga antigen), seperti bakteri dan virus penyebab penyakit, dengan cara mengikatkan diri pada antigen tersebut dan menandai daerah-daerah pada zat asing tempat mereka mengikatkan diri. Selanjutnya pasukan sel-sel limpfosit B (sel-sel antibodi yang dihasilkan oleh sumsum tulang belakang) akan datang menghancurkan zat penggangu tersebut.

Penyimpangan Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh juga dapat berbalik menyerang tubuh kita dengan cara yang sama sebagaimana sistem tersebut menyerang kuman, Ini disebut auto-immunitas.

Beberapa penyakit yang timbul karena penyimpangan system kekebalan tubuh adalah juvenile-onset diabetes (kencing manis diderita sejak kecil) dan rheumatoid arthritis (radang sendi).

Penyakit kencing manis yang disebabkan oleh kekebalan yang bekerja secara keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel tertentu pada pangkreas yang menghasilkan insulin atau hormon yang mengontrol kadar gula dalam darah.

Sedangkan penyakit radang sendi muncul disebabkan oleh serangan sistem kekebalan tubuh pada jaringan dalam sambungan persendian.

Penyakit lain akibat kekeliruan kekebalan tubuh yaitu alergi. Alergi sebenarnya adalah sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara berlebihan untuk rangsangan tertentu, seperti pada makanan, debu atau suatu jenis bulu binatang tertentu. Reaksi muncul pada seseorang dengan alergi debu dapat berupa mata berair, bersin, hidung berair dsb.


Sumber olah: newsletter ASKES