Sejarah sandal dan sepatu sebagai alas kaki

Dahulu kala, alas kaki dibuat untuk melindungi kaki dari panas matahari, suhu dingin atau salju, serta agar lebih nyaman dan aman dari tusukan benda-benda tajam. Ketika itu alas kaki dibuat dari berbagai jenis bahan sesuai dengan kondisi alam dan lingkungan tempat tinggal manusia. Misalnya saja, di daerah yang panas, penduduknya membuat alas kaki yang terbuat dari anyaman daun palem, rumput atau tanaman serabut. Sedangkan di daerah dingin, penduduknya membuat pelindung kaki yang terbuat dari kulit hewan agar kaki mereka tetap hangat. Itulah awal dibuatnya sandal dan sepatu.

Berbagai jenis sandal yang pernah dibuat manusia pada jaman dahulu itu ditemukan diberbagai negara. Di Inggris misalnya, alas kaki yang pertama kali dipakai ternyata menyerupai kasut yang berasal dari pulau aran, Irlandia. Namun dari sejumlah penemuan sandal & sepatu jaman dahulu, orang romawilah yang terbanyak dalam menciptakan alas kaki. Bahkan, mereka pulalah yang memperkenalkan alas kaki pada penduduk Inggris. Dahulu orang romawi tiba di Inggris dengan mengenakan sandal militer yang mereka sebut gallica. Bentuk gallica ini memperlihatkan jari-jari pemakainya dengan beberapa rongga disekelilingnya, dan dibuat dengan sol yang cukup berat. Jenis tersebut lalu ditiru di Inggris, tetapi dengan bentuk yang sedikit berbeda. Yaitu dengan jari atau ujung yang tertutup sehingga cocok dipakai di Inggris yang bersuhu cukup dingin.