NASA Mengebom Bulan

Guna mencari material yang dibutuhkan kehidupan manusia, NASA (Badan Antariksa Amerika) memilih mengekplorasi bulan dengan cara ekstrem. Langkah itu yaitu dengan mengebom bulan, caranya dengan mengirim sebuah roket tanpa
awak diluncurkan dan dengan sengaja ditabrakkan bulan untuk mencari gumpalan es (air beku) yang diduga mengendap di dalam lapisan bulan berbentuk kawah. Serangan terhadap bulan ini diharapkan menjadi langkap eksplorasi material yang terkandung di bulan.


Misi ini diberi nama LCROSS (Lunar CRater Observing and Sensing Satellite). Dua roket, Centaur, seberat 2.200 kg dibawa dengan pesawat luar angkasa yang dirancang khusus dan di tembakkan ke kawah Cabeus, yang diduga terkandung air beku.

Roket ini menghantam garis selatan bulan dengan dua kali lipat kecepatan peluru atau 1,6 mil/jam pada hari jumat (9/10) kemarin. Ledakan tersebut menghamburkan 350 ton pecahan permukaan bulan yang tingginya mencapai 10 km lebih.

Pecahan puing-puing permukaan bulan inilah yang akan dianalis untuk memastikan kandungan air. Menurut Gret Schimdt, deputi direktur Lunar Science Institute, proyek terbaru ini untuk menjawab pertanyaan penting bagi ilmu pengetahuan dan eksplorasi masa depan "Apakah kuantitas air di bulan cukup besar?".